• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, November 30, 2025
  • Login
  • Beranda
  • Pembangunan
  • Kesehatan
  • Berita Warga
No Result
View All Result
Mikulnews.com
  • Beranda
  • Pembangunan
  • Kesehatan
  • Berita Warga
No Result
View All Result
Mikulnews.com
No Result
View All Result
Home Berita Warga

BPS: Jumlah Penduduk Usia Kerja di Indonesia Naik, Mayoritas Tenaga Kerja Lulusan SD ke Bawah

christine natalia by christine natalia
6 November 2025
in Berita Warga
0 0
0
Jumlah Penduduk Usia Kerja di Indonesia Naik, Mayoritas Tenaga Kerja Lulusan SD ke Bawah

Jumlah Penduduk Usia Kerja di Indonesia Naik, Mayoritas Tenaga Kerja Lulusan SD ke Bawah

Share on FacebookShare on Twitter

Mikulnews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis perkembangan kondisi ketenagakerjaan nasional pada Agustus 2025. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah penduduk usia kerja (PUK) yang mencakup warga berusia 15 tahun ke atas mencapai 218,17 juta orang. Angka tersebut meningkat sekitar 2,80 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan dinamika demografis yang terus bergulir seiring pertumbuhan populasi.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa sebagian besar penduduk usia kerja masuk kategori angkatan kerja. Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2025 tercatat 154,00 juta orang, sementara sisanya sebanyak 64,17 juta orang digolongkan sebagai bukan angkatan kerja. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar penduduk usia produktif tetap aktif mencari ataupun menjalani pekerjaan.

Dari total angkatan kerja, sebanyak 146,54 juta orang menyandang status bekerja. Sementara itu, jumlah penganggur mencapai 7,46 juta orang. Jika dibandingkan dengan Agustus 2024, jumlah penduduk bekerja mengalami peningkatan sebesar 1,90 juta orang. Angka ini mengindikasikan pergerakan positif dalam kapasitas penyerapan tenaga kerja di pasar kerja domestik. Di sisi lain, jumlah pencari kerja yang belum memperoleh pekerjaan turun sekitar empat ribu orang dalam periode yang sama. Penurunan tersebut menunjukkan adanya perbaikan kecil dalam tingkat pengangguran terbuka meskipun penurunannya relatif terbatas.

Secara umum, laporan tersebut menggambarkan bahwa indikator ketenagakerjaan mengalami kenaikan di sejumlah aspek. Meski demikian, struktur kualitas tenaga kerja masih menjadi perhatian utama. Berdasarkan distribusi tingkat pendidikan, tenaga kerja berpendidikan rendah tetap mendominasi pasar kerja nasional. Mayoritas penduduk bekerja pada Agustus 2025 merupakan lulusan sekolah dasar (SD) ke bawah, mencapai 34,75%. Komposisi ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pekerja masih memiliki keterbatasan dalam hal keterampilan formal.

Di sisi lain, tenaga kerja berpendidikan tinggi menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pekerja lulusan Diploma IV hingga strata satu, dua, dan tiga mencapai 10,84%. Angka tersebut terus meningkat sejak Agustus 2023, menandakan adanya pergeseran menuju tenaga kerja dengan kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi. Pergerakan ini berpotensi memperkuat struktur kualitas sumber daya manusia di masa mendatang, terutama dalam menghadapi persaingan global dan transformasi ekonomi berbasis teknologi.

Selain itu, distribusi pekerja berdasarkan tingkat pendidikan lainnya terdiri atas lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 21,19%, lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 17,11%, serta lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 13,89%. Sementara pekerja lulusan Diploma I hingga Diploma III tercatat 2,22%. Data tersebut menunjukkan bahwa lulusan sekolah menengah masih memainkan peran penting dalam pasar kerja, meskipun kontribusi lulusan pendidikan tinggi terus meningkat.

Kondisi ini menggambarkan bahwa Indonesia berada pada fase transisi dalam peningkatan kualitas tenaga kerja. Meskipun tenaga kerja berpendidikan tinggi bertambah, dominasi pekerja berpendidikan rendah tetap menjadi tantangan strategis. Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat ekosistem peningkatan keterampilan melalui pelatihan vokasi, peningkatan akses pendidikan, dan program peningkatan kompetensi di dunia industri.

Ke depan, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu daya saing ekonomi nasional. Dengan meningkatnya jumlah penduduk usia kerja, kebijakan keberlanjutan pembangunan manusia menjadi semakin penting. Transformasi struktur pendidikan tenaga kerja menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas masyarakat.

Author

  • christine natalia
    christine natalia

    View all posts
Tags: BPSpendidikanpenduduk bekerjapenganggurantenaga kerja
christine natalia

christine natalia

Next Post
Kegiatan Kunjungan Kerja Dirjen Hubdat dalam rangka persiapan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di PO. Bus Sinar Jaya pada hari Senin, 10 November 2025 1

Dirjen Hubdat Aan Suhanan: Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas Utama Jelang Libur Akhir Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Connect with us

  • 138 Followers
  • 207k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Erika Putri, seleb TikTok

Erika Putri Viral Prank Ojol, Kontroversi dan Popularitas TikTok

22 August 2025
Suami Jennifer Coppen, Yitta Dali Wassink Meninggal Dunia

Selebgram Jennifer Coppen Berduka, Suaminya Yitta Dali Wassink Meninggal Dunia

19 July 2024
Atlet Triatlon Kanada Muntah-muntah Usai Berenang di Sungai Seine

Atlet Triatlon Kanada Muntah-muntah Usai Berenang di Sungai Seine pada Olimpiade Paris 2024

5 August 2024
Profesi Polisi Idaman Remaja Zaman Now?

Profesi Polisi Idaman Remaja Zaman Now?

26 March 2021
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengecek kesiapan Smart City Yogyakarta

Kakorlantas Tinjau Kesiapan Smart City Yogyakarta untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

0
Kisi-kisi Pertanyaan 9 Fraksi untuk Ujian Calon Kapolri

Kisi-kisi Pertanyaan 9 Fraksi untuk Ujian Calon Kapolri

0
Selamat Bertugas, Jenderal

Selamat Bertugas, Jenderal

0
PPP Tanya Solusi Kasus Penghinaan di Medsos Saat Uji Kapolri Besok

PPP Tanya Solusi Kasus Penghinaan di Medsos Saat Uji Kapolri Besok

0
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengecek kesiapan Smart City Yogyakarta

Kakorlantas Tinjau Kesiapan Smart City Yogyakarta untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

30 November 2025
operasi zebra 2025

Hari Ke-13 Operasi Zebra 2025: Konsistensi dan Peningkatan Kinerja Nasional Menuju Penutupan

30 November 2025
operasi zebra 2025

Konsep Otomatis

30 November 2025
Operasi Zebra 2025 Hari ke-12 Tampilkan Peningkatan Edukasi, Pencegahan, dan Penegakan Hukum

Operasi Zebra 2025 Hari ke-12 Tampilkan Peningkatan Edukasi, Pencegahan, dan Penegakan Hukum

29 November 2025

Recommended

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengecek kesiapan Smart City Yogyakarta

Kakorlantas Tinjau Kesiapan Smart City Yogyakarta untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

30 November 2025
operasi zebra 2025

Hari Ke-13 Operasi Zebra 2025: Konsistensi dan Peningkatan Kinerja Nasional Menuju Penutupan

30 November 2025
operasi zebra 2025

Konsep Otomatis

30 November 2025
Operasi Zebra 2025 Hari ke-12 Tampilkan Peningkatan Edukasi, Pencegahan, dan Penegakan Hukum

Operasi Zebra 2025 Hari ke-12 Tampilkan Peningkatan Edukasi, Pencegahan, dan Penegakan Hukum

29 November 2025
Mikulnews.com

Mikulnews.com © 2025

  • Beranda
  • Pembangunan
  • Kesehatan
  • Berita Warga

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pembangunan
  • Kesehatan
  • Berita Warga

Mikulnews.com © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In