Site icon Mikulnews.com

Korlantas Perkuat Modernisasi Operasional dengan Sistem Terintegrasi K3I

Kakorlantas Polri pada Rapat Evaluasi Regident dan Rakernis Gakkum 2025 2

Kakorlantas Polri pada Rapat Evaluasi Regident dan Rakernis Gakkum 2025

Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat dan memodernisasi manajemen operasionalnya dengan mengimplementasikan K3I, sebuah sistem terintegrasi yang menggabungkan kendali, koordinasi, komunikasi, dan informasi dalam satu platform digital. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi organisasi sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menjelaskan bahwa penguatan yang dilakukan berorientasi pada peningkatan layanan publik yang adaptif terhadap dinamika masyarakat. K3I didorong menjadi fondasi operasional yang mendukung personel di lapangan serta memudahkan pengendalian kegiatan secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Teknologi merupakan instrumen penting bagi Polantas dalam memperkuat kualitas interaksi dengan masyarakat dan memastikan setiap keputusan operasional didasarkan pada informasi yang valid serta real time,” kata Irjen Agus dalam keterangannya pada Sabtu (29/11/2025).

Sistem K3I dirancang untuk digunakan mulai dari posko, Polda, Polres, hingga personel yang bertugas langsung di lapangan. Dilengkapi aplikasi berbasis web dan perangkat mobile, sistem ini menyajikan data secara visual dan mudah diinterpretasikan sehingga pimpinan dapat memantau situasi lapangan secara menyeluruh dan memberikan arahan sesuai kebutuhan.

Komponen kendali K3I memungkinkan pemantauan kegiatan operasional melalui pusat kendali yang terhubung dengan perangkat di lapangan. Setiap pergerakan petugas, pengawalan, pengaturan arus, dan laporan situasi dapat terlihat secara real time, menyamakan persepsi antar petugas dan posko sehingga pengambilan keputusan taktis lebih cepat tanpa menunggu laporan manual.

Fungsi koordinasi diperkuat dengan integrasi posko K3I bersama personel lapangan dan koordinasi lintas subsektor Korlantas. Hal ini memudahkan pembuat keputusan memberikan arahan situasional berdasarkan data langsung, yang sangat penting pada operasi besar atau agenda nasional yang memerlukan respons terencana.

Unsur komunikasi disiapkan melalui fitur panggilan video yang memungkinkan pengiriman pesan lapangan ke posko serta verifikasi situasi secara langsung. Fitur ini mendukung pengambilan keputusan cepat dalam kondisi bergerak seperti pengamanan demonstrasi, bencana, atau rekayasa lalu lintas.

Sementara itu, komponen informasi menghadirkan penyajian data kegiatan secara real time yang dikumpulkan dan diolah dari berbagai satuan. Data ini digunakan sebagai referensi penentuan kebutuhan personel, penguatan sarana, dan evaluasi kerja harian sehingga keputusan operasional berbasis situasi aktual.

Sejak pengembangan awal pada 2021, K3I telah melewati beberapa fase penting, termasuk penyediaan fondasi untuk pengamanan internasional, penguatan standar akses dan pengelolaan informasi, integrasi mobile, serta pengembangan dashboard. Pada 2024 sistem mendapatkan peningkatan kapasitas dengan distribusi perangkat khusus ke beberapa Polda besar, dan pada 2025 dilengkapi tampilan peta tiga dimensi untuk analisis visual.

K3I menjadi tulang punggung vital yang mendukung berbagai operasi nasional seperti Operasi Lilin, Operasi Ketupat, Operasi Zebra, Operasi Patuh, dan Operasi Keselamatan. Selain itu, sistem ini mendukung pengamanan agenda berskala internasional seperti G20, KTT ASEAN, AIS Forum, dan World Water Forum, memperkuat akurasi laporan lapangan dan respons tepat waktu.

Aplikasi mobile K3I mempermudah pelaporan harian dan pemantauan lokasi petugas. Sistem pelacakan ini meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan tugas. Operator di tingkat Polda dan Polres bertanggung jawab menjaga stabilitas pemanfaatan sistem, termasuk pemetaan titik kerawanan.

Kakorlantas menegaskan bahwa K3I menyatukan berbagai perangkat digital Polri dalam satu ekosistem operasional yang saling terhubung. Program ini sejalan dengan revitalisasi ETLE serta penyempurnaan layanan Registrasi dan Identifikasi seperti SIGNAL dan SINAR. Penguatan K3I merupakan komitmen Polantas untuk keselamatan masyarakat dan profesionalitas petugas.

“K3I disiapkan sebagai wajah baru Polantas yang semakin dekat dengan masyarakat dan memberikan kepercayaan bahwa setiap layanan disusun melalui proses yang transparan,” tutup Irjen Agus. Dengan pengembangan berkelanjutan, K3I diharapkan dapat terus menjawab tantangan lalu lintas yang makin kompleks.

Author

Exit mobile version