• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, January 17, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Pembangunan
  • Kesehatan
  • Berita Warga
No Result
View All Result
Mikulnews.com
  • Beranda
  • Pembangunan
  • Kesehatan
  • Berita Warga
No Result
View All Result
Mikulnews.com
No Result
View All Result
Home Pembangunan Para Ahli

Sah Jadi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Gaspol Majukan Polri

admin by admin
9 February 2021
in Para Ahli
0 0
0
Sah Jadi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Gaspol Majukan Polri
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (28/01/2021). “Terima kasih kepada senior dan seluruh jajaran atas dukungan yang telah diberikan kepada saya sehingga seluruh rangkaian estafet kepemimpinan Polri dari Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si kepada saya dapat berjalan dengan baik,” tutur Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo sesaat setelah serah terima jabatan dari pendahulunya Rabu (27/1).

Jenderal (Pol) Idham Azis menyebut penerusnya Kepala Polri baru, Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo ini bertangan dingin, sehingga bisa memajukan Polri. Dia berharap Polri ke depan menjadi lebih baik dari Polri ia menjabat. Dirinya yakin, Listyo akan mampu melakukan transformasi di tubuh Polri.

Transformasi di tubuh Polri yang dimaksud, direspon baik oleh Listyo dengan memperkenalkan POLRI PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi berkeadilan). “Ide dan gagasan ini berangkat dari hasil pemikiran mendalam saya, dalam memahami tantangan tugas Polri ke depan, serta apa yang menjadi harapan masyarakat kepada Polri berdasarkan saran dan masukan berbagai pihak,”ujarnya tangkas.

Guna menjawab tantangan tersebut, Listyo pun segera menyusun kerangka transformasi melalui transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan. “Perubahan  itu harus terasa di masyarakat, maka programnya harus menyentuh semua aspek tersebut,”ungkap alumni Akademi Kepolisian 1991 ini.

Lebih lanjut Listyo menjelaskan, pendekatan pemolisian prediktif misalnya, dipilih sebagai upaya mengikuti perkembangan pemolisian di berbagai negara maju yang dilatarbelakangi dua faktor penentu. Pertama, perkembangan pesat teknologi informasi (TI) dan pemanfaatannya secara masif. Hal ini mendorong kemajuan pesat berbagai bidang kehidupan, yang ditandai dengan saling terkoneksi, serba cepat dan mudah dijangkau.

Kedua, masih menurut Listyo, implikasi lanjutan dari perubahan tersebut memberi konsekuensi dunia menghadapi gejolak, ketidakpastian, kompleksitas dan keambiguan atau secara universal dikenal dengan istilah VUCA (volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity). “Kedua faktor kondisi tersebut mendorong Polri mulai mengadopsi pendekatan pemolisian prediktif, sebagai upaya untuk menjawab perkembangan teknologi dan kondisi VUCA yang menghinggapi berbagai tatanan kehidupan bangsa dan negara Indonesia,”ujar Polisi kelahiran Ambon, Maluku 5 Mei 1969.

Berkenaan dengan situasi terkini, Listyo juga menyebut bahwa isu strategis keamanan dalam negeri saat ini mencakup pengamanan keberlanjutan program pembangunan nasional dalam melewati masa pandemi Covid-19; pengarusutamaan moderasi beragama dalam memperkokoh NKRI; pemeliharaan kamtibmas dari gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata; dan penegakan kebermanfaatan hukum serta pemenuhan rasa keadilan.

Pemolisian Prediktif (Predictive Policing)

Pemolisian prediktif dipopulerkan oleh Mohammad A. Tayebi dan Uwe Glässer (2016); Dawn L. Rothe dan David Kauzlarich (2016); Erik Bakke (2018); dan A. Meijer (2019). Teori ini berusaha membangun konsep pemolisian dengan mengedepankan sistem fungsi deteksi. Dari sini kemudian dianalisis secara integratif; hasil analisis digunakan sebagai bahan sistem pendukung keputusan (decision support system); sehingga akhirnya dapat merealisasikan fungsi pre-emptif dan preventif secara optimal, dan upaya terakhir penegakan hukum dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lompatan bentuk pemolisian ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang semakin serius dalam pengamanan program pembangunan nasional, terutama dalam mengawal isu strategis mengenai pangan, migas, dan mengawal sektor kebijakan migas. Kemudian, responsibilitas dimaknai sebagai rasa tanggung jawab yang diwujudkan dalam ucapan, sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas, yang secara keseluruhan ditujukan untuk menjamin kepentingan dan harapan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.

Sedangkan transparansi berkeadilan, merupakan realisasi dari prinsip, cara berpikir, dan sistem yang terbuka, proaktif, responsif, humanis, dan mudah untuk diawasi. Sehingga, pelaksanaan tugas-tugas kepolisian akan dapat menjamin keamanan dan rasa keadilan masyarakat.

Kepemimpinan “POLRI PRESISI” diharapkan dapat mewujudkan Polri sebagai institusi unggul sebagaimana dimandatkan dalam peta jalan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2005-2025. Pembabakan tahapan Grand Strategy Polri merupakan penjabaran dari RPJP Nasional yang berpedoman pada pencapaian cita-cita nasional dan tujuan bernegara. Strategi pembangunan dan kebijakan umum Polri berdasarkan RPJP terbagi menjadi empat tahap yakni: Tahap I (periode 2005-2010) membangun kepercayaan (Trust building), Tahap II (periode 2011-2015) membangun kemitraan (Partnership building), Tahap III (periode 2016-2020) menuju organisasi yang unggul (Strive for excellence). 4. Tahap IV (periode 2021-2025) organisasi yang unggul (Excellent). “Jadi transformasi yang dicanangkan tetap sejalan dengan rencana jangka panjang Polri,” tegas Listyo.

Implementasi pemolisian prediktif di Indonesia, masih menurut Listyo dapat dikembangkan dengan mengedepankan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) melalui pelaksanaan fungsi-fungsi terdepan kepolisian dalam sistem deteksi. Jika itu terwujud, akan membuahkan agregat data hasil deteksi yang dapat dikelola melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi digital berupa Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IOT), Analysis Big Data termasuk sistem pendukung lainnya dalam taksonomi bloom penguatan kelembagaan Polri.

Taksonomi bloom merujuk pada kategori tatanan pemikiran terentang mulai dari higher-order-thinking hingga lower-order thinking dalam konteks pengembangan kepemimpinan dan pendidikan (Haryatmoko, 2020). Adapun pengembangan SDM Polri difokuskan untuk berkreasi, mengevaluasi, dan menerapkan kebijakan yang dikelola melalui sistem pengambilan keputusan pemolisian guna menjaga stabilitas nasional dengan menampilkan wajah polisi yang melayani dan dekat dengan masyarakat dalam melaksanakan tugas secara cepat, tepat, responsif, humanis, transparan, bertanggung jawab, dan berkeadilan. (Saf)

Author

  • admin
    admin

    View all posts
admin

admin

Next Post
Polisi Virtual Mengedepankan Edukasi Dunia Maya Beretika

Polisi Virtual Mengedepankan Edukasi Dunia Maya Beretika

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Connect with us

  • 139 Followers
  • 207k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Erika Putri, seleb TikTok

Erika Putri Viral Prank Ojol, Kontroversi dan Popularitas TikTok

22 August 2025
Suami Jennifer Coppen, Yitta Dali Wassink Meninggal Dunia

Selebgram Jennifer Coppen Berduka, Suaminya Yitta Dali Wassink Meninggal Dunia

19 July 2024
Atlet Triatlon Kanada Muntah-muntah Usai Berenang di Sungai Seine

Atlet Triatlon Kanada Muntah-muntah Usai Berenang di Sungai Seine pada Olimpiade Paris 2024

5 August 2024
Profesi Polisi Idaman Remaja Zaman Now?

Profesi Polisi Idaman Remaja Zaman Now?

26 March 2021
Korlantas Polri Gandeng Silancar dalam Pelatihan Kendaraan Pengawalan R4 Baterai

Akurasi Data Patroli Naik Kelas! Silancar Tawarkan Laporan Check Point Korlantas Polri dalam Empat Format Lengkap

0
Penjelasan Satgas Soal Isu ‘Chip’ hingga Rahasia Data Vaksin

Penjelasan Satgas Soal Isu ‘Chip’ hingga Rahasia Data Vaksin

0
Kisi-kisi Pertanyaan 9 Fraksi untuk Ujian Calon Kapolri

Kisi-kisi Pertanyaan 9 Fraksi untuk Ujian Calon Kapolri

0
Selamat Bertugas, Jenderal

Selamat Bertugas, Jenderal

0
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

Korlantas Polri Distribusikan 315 Unit ETLE Mobile Handheld Presisi

17 January 2026
Kakorlantas Polri: 40 ETLE Mobile Handheld Presisi Mulai Beroperasi di Jakarta

Korlantas Polri Operasikan 40 Unit ETLE Mobile Handheld di Jakarta

16 January 2026
Evakuasi Jenazah Pendaki di Gunung Slamet Terkendala Medan Terjal

Evakuasi Jenazah Pendaki di Gunung Slamet Terkendala Medan Terjal

15 January 2026
E-TLE Drone Patrol Presisi Korlantas 1

Korlantas Polri Terapkan e-TLE Drone Patrol untuk Tindak Kendaraan Parkir di Bahu Jalan

13 January 2026

Recommended

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

Korlantas Polri Distribusikan 315 Unit ETLE Mobile Handheld Presisi

17 January 2026
Kakorlantas Polri: 40 ETLE Mobile Handheld Presisi Mulai Beroperasi di Jakarta

Korlantas Polri Operasikan 40 Unit ETLE Mobile Handheld di Jakarta

16 January 2026
Evakuasi Jenazah Pendaki di Gunung Slamet Terkendala Medan Terjal

Evakuasi Jenazah Pendaki di Gunung Slamet Terkendala Medan Terjal

15 January 2026
E-TLE Drone Patrol Presisi Korlantas 1

Korlantas Polri Terapkan e-TLE Drone Patrol untuk Tindak Kendaraan Parkir di Bahu Jalan

13 January 2026
Mikulnews.com

Mikulnews.com © 2025

  • Beranda
  • Pembangunan
  • Kesehatan
  • Berita Warga

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pembangunan
  • Kesehatan
  • Berita Warga

Mikulnews.com © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In